1. Mengapa Pembersihan Diperlukan?
Mesin dewatering lumpur press sekrup memerlukan pembersihan dan pemeliharaan rutin selama pengoperasian untuk memastikan pengoperasian yang efisien, memperpanjang masa pakai, dan mencegah penyumbatan lumpur atau masalah keausan.
Mencegah Penyumbatan: Serat, pasir, atau zat lengket dalam lumpur dapat menempel pada poros sekrup atau saringan, sehingga menyebabkan penurunan efisiensi dewatering.
Mengurangi Keausan: Akumulasi partikel keras dalam jangka panjang (seperti pasir dan kerikil) mempercepat keausan pada poros sekrup dan layar.
Mencegah Korosi: Komponen asam atau basa dalam lumpur, atau gas seperti hidrogen sulfida, dapat menimbulkan korosi pada bagian peralatan.
Mempertahankan Hasil Pengeringan: Pembersihan memastikan kekeringan lumpur keluaran dan kapasitas pemrosesan memenuhi standar.
2. Frekuensi Pembersihan
Pembersihan Harian: Pembilasan sederhana setelah setiap shift (8-12 jam).
Pembersihan Mendalam Secara Reguler: Sekali seminggu atau sebulan sekali (disesuaikan dengan sifat lumpur; pembersihan lebih sering diperlukan untuk lumpur yang sangat kental).
Situasi Tidak Normal: Jika mesin ditemukan memiliki lumpur basah, arus tinggi yang tidak normal, atau peningkatan kebisingan selama pengoperasian, segera hentikan mesin untuk pemeriksaan.
3. Prosedur Pembersihan
(1) Shutdown dan Pengoperasian yang Aman
Matikan daya dan kunci sakelar berhenti darurat.
Kuras sisa lumpur dari mesin dan siram pipa umpan.
(2) Pembilasan Layar dan Poros Spiral
Pembilasan Pistol Air Bertekanan Tinggi: Gunakan air bertekanan tinggi (tekanan ≥ 5MPa) untuk menyiram celah layar dan permukaan poros spiral dari mesin dewatering lumpur tekan spiral untuk menghilangkan lumpur yang menempel.
Pembersihan Kimia: Jika kerak lumpur parah, dapat direndam dalam bahan pembersih asam-basa encer (seperti larutan asam sitrat atau NaOH) dan kemudian dibilas (perhatikan ketahanan korosi bahan).
(3) Memeriksa Bagian Keausan
Layar: Periksa penyumbatan atau kerusakan; bersihkan atau ganti dengan sikat lembut jika perlu.
Poros Spiral: Periksa keausan bilah; perbaiki atau ganti jika sudah sangat aus.
Cincin Penyegel: Mencegah kebocoran air atau luapan lumpur; segera ganti cincin penyegel yang sudah tua.
(4) Pelumasan dan Perawatan
Oleskan gemuk bersuhu tinggi (seperti gemuk berbahan dasar litium) pada bantalan dan komponen transmisi.
Periksa level oli pelumas peredam dan ganti secara teratur (sesuai manual pabrikan).
4. Tindakan Pencegahan
Keselamatan Pertama: Pastikan peralatan benar-benar dihentikan saat membersihkan mesin pengurasan lumpur press sekrup untuk menghindari kerusakan mekanis.
Hindari Menggaruk dengan Benda Keras: Jangan gunakan alat logam untuk mengikis layar secara langsung untuk menghindari deformasi.
Persyaratan Kualitas Air: Gunakan air bersih untuk membilas, hindari pasir atau kotoran.
Log Perawatan: Catat waktu pembersihan, masalah yang ditemukan, dan suku cadang yang diganti.
5. Rekomendasi Perawatan Jangka Panjang
Kalibrasi Reguler: Periksa celah antara poros sekrup dan layar untuk memastikannya memenuhi nilai desain (biasanya 0,5-1,5 mm).
Perawatan Pencegahan: Lakukan pembongkaran dan inspeksi menyeluruh setiap 3-6 bulan, ganti suku cadang yang aus.
Optimalkan Parameter Pengoperasian: Sesuaikan kecepatan, laju pengumpanan, dll., sesuai dengan sifat lumpur untuk mengurangi risiko penyumbatan.
Penanganan Masalah Umum
Penyumbatan Layar: Kurangi konsentrasi pakan dan tingkatkan frekuensi pembilasan. Kadar air yang tinggi pada lumpur yang dibuang: Periksa apakah saringannya rusak atau poros sekrupnya aus.
Getaran tidak normal: Periksa apakah bantalan rusak atau poros sekrup tidak seimbang.

















